Rumor Transfer Menuju Manchester United, Ini Penjelasan Kalidou Koulibaly

Bek Napoli, Kalidou Koulibaly, mengesampingkan rumor soal ia bakal meninggalkan San Paolo. Pemain bertahan dari Senegal ini jadi target Ole Gunnar Solskjaer untuk membentuk tim bersaing dengan Manchester United kampanye musim nanti.

Bukanlah kali ini saja Kalidou Koulibaly diburu Manchester United. Saat tengah ditukangi Jose Mourinho, Man United jua berminat merekrutnya. Namun begitu, Koulibaly memutuskan tinggal.

Kabarnya, Ole Gunnar Solskjaer mendapat sokongan maksimal dari manajemen Man United untuk mendatangkan Koulibaly. Manajemen Man United bersedia mengalokasikan biaya 100 juta € ataupun sebesar 1. 5 triliun rupiah untuk merekrut pemain pilihannya.

Berkomentar soal kabar burung yang tersebar, Koulibaly memutuskan fokus bareng I Partenopei julukan Napoli sampai kampanye musim ini usai. “Masa depan? Aku merupakan bintang Napoli dan aku bakal memberi seratus persen untuk memenangkan sesuatu dengan tim ini. ” tutur Koulibaly.

“Bursa transfer penuh dengan diskusi. Aku lebih senang kenyataan, lantas menghantarkan Napoli memenangkan sesuatu dan jadi setingkat lebih kuat. ” imbuh Koulibaly.

Di Liga Italia, Koulibaly sukses meletakkan I Partenopei di runner-up, dibawah Juventus. Koulibaly berpotensi membawa I Partenopei melaju menuju Liga Champions kampanye musim nanti.

Konsistensi Kalidou Koulibaly bareng Napoli kampanye musim ini membuat dirinya jadi bidikan banyak tim Eropa. Koulibaly sudah berlaga sepanjang 2690 menit dari 30 laga kampanye musim ini di Liga Italia dan menyarangkan 2 goal dan membikin 2 umpan.

Samir Handanovic Akui Inter Milan Pantas Dikalahkan

Inter Milan dipaksa bertekuk lutut dari sang tamu, Frankfurt di leg ke 2 16 besar Liga Europa. Hasil negatif itu membikin langkah La Beneamata, julukan Inter Milan, di Liga Europa terhenti. Menurut Samir Handanovic, Inter tidak memiliki kemampuan serta pantas guna menerima kekalahan.

Bermain di markas sendiri, Stadion Giuseppe Meazza, pemain Luciano Spalletti bertekuk lutut dengan score 1-0. Sialnya, satu-satunya goal Frankfurt tercipta karena blunder yang dilakukan bek mereka, Stefan de Vrij.

“Gol pembuka jadi cerminan kami. Kami tidak punya kemampuan serta karakter. Amat sederhana, benar-benar, ” tutur Samir Handanovic melalui Sky Sport Italia.

Kiper La Beneamata itu berpikir sang lawan main tidak terlampau baik. Mereka terus memberi ruang untuk Inter guna berlaga serta membuat kesempatan. Tapi, dia menyesalkan teman-temannya tidak berhasil menggunakan ruang yang diberi lawan.

“Frankfurt memberikan kami ruang guna bermain, namun kami tak punya ketajaman, baik fisik mau pun mentalitas. Kami paham mereka bermain sepakbola terbuka, menjadi apabila kami menyarangkan goal, ini dapat merubah semuanya, ” tutur Handanovic melanjutkan.

Hasil negatif serta buruknya performa Inter Milan dianggap oleh Handanovic jadi bukti jika mereka ada di dalam kondisi sulit. Apalagi lagi, mereka sekarang sedang dalam badai cedera yang membikin mereka makin ada di dalam kondisi peli.

“Kekalahan itu memperlihatkan jika kami ada di dalam kondisi darurat dengan amat sedikit pesepakbola yang ada serta mereka yang bermain tak pas dengan kecocokan. Mereka berusaha keras guna dapat bermain serta ini luar biasa, namun kami perlu melakukan setingkat lebih banyak. ”

Dua Gol Mbappe Buat PSG Sukses Taklukkan Caen

Paris Saint-Germain (PSG) memenangkan pertandingan 2-1 atas tuan rumah Caen dalam laga lanjutan Ligue 1 di Stade Michel d’Ornano, Sabtu (2/3) dini hari WIB. Kylian Mbappe mencetak 2 skor untuk PSG pada pertandingan itu.

Caen dengan cara mencengangkan mampu memimpin terlebih dahulu lewat Casimir Ninga saat laga sudah berjalan hingga menit ke-56. Dia menggunakan umpan dari Faycal Fajr.

Les Parisiens lantas membalas via penalti Mbappe saat laga sudah berjalan hingga menit 59. Sang pengadil Hakim Ben el Salem Hadj menunjuk titik penalti usai terjadi sebuah pelanggaran di kotak penalti. Mbappe yang menjadi eksekutor sukses menumbangkan penjaga gawang Brice Samba.

Mbappe memastikan hasil positif PSG, 3 menit sebelum pertandingan berakhir. Pesepakbola berusia 20 tahun ini berhasil menggunakan bola liar di jantung pertahanan. Score menjadi 2-1 guna Les Parisiens serta skor itu bertahan sampai pertandingan berakhir.

Dengan pencapaian itu, PSG semakin kuat di pucuk klasemen sementara Ligue 1 Prancis dengan 71 angka, menang dua puluh angka atas Lille pada tempat kedua. Adapun Caen di tempat 18 dengan dua puluh poin.

Forlan: Atletico dan Juventus Dibekali Sejumlah Kemiripan

Pertandingan Atletico Madrid melawan Juventus pada leg pertama babak enam belas besar Liga Champions membuat eks bintang Atletico, Diego Forlan, antusias. Dia menyatakan ke 2 kesebelasan punya sejumlah kesamaan dalam segi permainan.

Sekarang Atletico serta Juventus tengah dalam optimis tinggi. Mereka berdua sama-sama mendapat hasil positif pada ajang domestiknya masing-masing.

Itu juga yang membuat Forlan percaya dengan kesempatan ke 2 kesebelasan buat merebut kemenangan. Lebih lanjut, kedatangan bintang dengan nama besar di 2 tim itu pun bakal menambah daya tarik pertandingan di Stadion Wanda Metropolitano tersebut.

“Ini bakal jadi laga yang sukar buat ke 2 tim. Keduanya merupakan 2 kesebelasan yang memiliki beberapa kemiripan, dilengkapi oleh armada yang hebat serta tak pernah menyerah, ” tutur legenda Uruguai itu pada Tutto Juve, Rabu (20/2).

“Perbedaan yang tercipta di pertandingan itu merupakan kedatangan Cristiano Ronaldo di Juventus. Namun tuan rumah juga memiliki bintang spektakuler sebagaimana Griezmann, Morata, Diego Costa, serta Jan Oblak yang sudah menunjukkan diri, ” dia melanjutkan.

Meski begitu, Diego Forlan masih yakin bekas timnya ini bisa mengatasi perlawanan tim dari Turin. Terlebih pertandingan mendatang bakal diselenggarakan di markas sendiri.

“Mereka sama-sama kokoh, namun dengan berlaga di Wanda Metropolitano, aku tak bimbang menyatakan Atletico menjadi unggulan di pertandingan itu. Mereka bakal mendapat kemenangan serta membuat Juve merana, ” tutur bintang yang sukses menghantarkan Los Rojiblancos jawara Liga Europa 2010 itu.

Loftus-Cheek Desak Chelsea Tiru Barcelona

Punggawa muda Chelsea, Ruben Loftus-Cheek, mendesak kesebelasannya buat cepat bangkit. Dia menyatakan The Blues mesti meniru performa Barcelona supaya dapat keluar dari kondisi negatif di tiap laga.

The Blues baru saja dipaksa seri 0-0 oleh kesebelasan papan bawah, Southampton, di Stamford Bridge. Pencapaian itu membikin pos mereka di urutan 4 klasemen terancam oleh Arsenal yang ada tepat di bawahnya.

Buat itu, Loftus-Cheek mendesak kesebelasannya buat kerap memperbaiki diri. “Kami mesti ke tempat pelatihan serta berupaya buat membenahi kesalahan yang kami ciptakan. Kami perlu gerakan-gerakan cerdas di belakang meski rival berlaga lumayan dalam,” tutur Loftus-Cheek pada Chelsea TV.

“Kami mesti berlaga dengan cara diagonal seperti yang biasa dikerjakan Barcelona sepanjang ini. Kami butuh melakukan cara ini. Itu mengenai kesabaran berlaga sebab kadang-kadang itu dapat membikin kita kecewa sebab Kamu perlu ruang buat itu,” dia melanjutkan.

Selain itu, punggawa Tim nasional Inggris itu menyatakan jika The Blues sebenarnya telah berlaga bagus kampanye musim ini. Namun dengan banyak peningkatan, dia percaya kesebelasannya takkan kewalahan menaklukkan para musuh di pertandingan selanjutnya.

“Saya kira kami mesti membiasakan diri berlaga seperti ini sebab kita terus berlaga baik, jadi kesebelasan bakal hadir ke sini serta mengerjakannya setingkat lebih bagus lagi. Tak ketinggalan pula saat kami berlaga tandang,” pungkas bintang yang pernah digosipkan akan pindah menuju tim lainnya itu.

Zorc: Sudah lama Aku Yakin Sancho bakal Perkuat Dortmund

Jadon Sancho sekarang jadi satu dari sekian banyak bakat paling baik yang di miliki Borussia Dortmund. Namun siapa yang menyangka apabila Direktur Olahraga, Michael Zorc, pada nyatanya telah lama memprediksi Sancho bakal berjersey Dortmund.

Sancho direkrut Dortmund di tahun 2017 kemarin. Pada kampanye musim perdananya, dia lebih sering duduk pada kursi pemain pengganti. Baru di kampanye musim ini dia bisa berlaga di team inti serta beberapa kali jadi penentu kemenangan pasukan Lucien Favre.

Zorc mengaku telah dari dulu memimpikan bintang 18 tahun itu. “Saya betul-betul percaya Sancho bakal memperkuat kami suatu hari. Sekarang ia telah bersama kami dan menunjukkan diri menjadi satu dari sekian banyak wonderkid paling baik di dunia,” jelasnya pada Bild.

Bintang lulusan akademi Manchester City ini telah berlaga 9 kali di Bundesliga. Dia tercatat telah menyarangkan 4 goal dan mengkreasikan 6 assist. Satu dari sekian banyak penampilan paling bagusnya ialah saat melawan Hertha Berlin penghujung minggu kemarin. Dia sukses memborong 2 goal Dortmund di pertandingan yang finis seri 2-2 itu.

Karena penampilan menawannya itu, Sancho dipanggil membela Tim nasional inggris buat pertama kali. Malahan dia langsung melakoni debut kala The Three Lions berlaga seri 0-0 kontra Kroasia pada turnamen UEFA Nations League.

Punya bintang dengan masa depan cerah kayak Sancho membikin tim yang berbasis di stadion Signal Iduna Park langsung memagarinya bersama kesepakatan kontrak anyar. Dia juga sekarang diikat Dortmund sampai tahun 2022 nanti.

Manchester United Tidak berhasil Kalahkan Chelsea Lantaran Sang Pengadil?

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, mempertanyakan keputusan wasit Michael Dean saat kesebelasannya dipaksa imbang 2-2 oleh Chelsea.

Jose Mourinho menyayangkan keputusan sang pengadil Michael Dean kala Manchester United melawan Chelsea dalam gameweek ke 9 Liga Inggris, Sabtu (20/10).

Menurut Jose Mourinho, tidak terdapat argumen yang mendasar kenapa Michael Daen mengambil injury time yang panjang sebelum pertandingan paruh ke 2 usai.

“Saya terkejut sebab keputusan ini merupakan satu dari sekian banyak hal yang terus tergantung di kriteria sang pengadil, serta kadang-kadang kita tak menyadari kenapa injury time 6 ataupun 7 menit, ” kata Jose Mourinho dikutip BolaSport. com dari laman ESPN.

Pasalnya, 6 menit tambahan usai 90 menit lumayan bagi Chelsea memburu penyama skor lewat goal telat Ross Barkley (90’+6) guna melengkapi goal Antonio Ruediger saat laga sudah berjalan hingga menit ke-21.

Padahal, Manchester United sempat hampir unggul sebab memimpin 2-1 karena 2 goal yang dikemas Anthony Martial (55′ serta 73′).

Goal Barkley itu adalah goal rival yang bersarang sangat larut menuju ke gawang Setan Merah semenjak Oktober 2009, tepatnya pada saat 95 menit 27 detik.

Mourinho juga berpikir jika pihaknya jadi yang dirugikan sebab tidak berhasil memenangkan pertandingan.

“Banyak orang membela ketepatan periode bersama stop watch serta sangat banyak teknologi. Situasi itu merupakan kondisi yang setingkat lebih adil, namun suatu saat Kamu dapat memenangkan pertandingan ataupun menerima kekalahan di detik-detik pamungkas, ” kata juru tak-tik dari Portugal itu.

Masih Spesial Untuk Djadjang Nurdjaman Walau Tanpa Fans

Persebaya Surabaya bakal bertamu menuju Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali guna melawan Persib Bandung. Pertandingan yang bakal bergulir tanpa penggemar ini masih di atas rata-rata untuk manajer Bajul Ijo, Djadjang Nurdjaman.

Pertandingan minggu ke-26 Liga 1 2018 antara Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya bakal tersaji di Sabtu (20/10/2018).

Persib Bandung yang sedang melakoni hukuman dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI perlu melakoni pertandingan kandang usiran juga tanpa fans.

Meski begitu, Juru tak-tik Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman memandang pertandingan itu masih spesial untuk dia.

Sebab, laga itu bakal jadi turnamen reuni bersama bekas kesebelasan yang sudah diasuh serta dibelanya saat tengah aktif menjadi pesepak bola.

“Sebetulnya, apabila partai normal di Bandung, jadi setingkat lebih spesial lagi. Namun laga itu masih spesial, sebab team saya perlu meraihhasil positif, ” tutur Djadjang Nurdjaman, dilansir BolaSport. com melalui Tribun Jatim.

Di sisi lain, walau bakal bertanding bersama Maung Bandung, pria yang akrab dipanggil Djanur itu bakal senantiasa berupaya mengalahkan kesebelasan kebanggaan penduduk Jawa Barat itu.

Pasalnya, sampai minggu ke-25 Bajul Ijo tengah terpaku pada peringkat ke-14 bersama koleksi 29 angka.

Lelaki kelahiran Majalengka, Jawa Barat, itu juga percaya dapat mengulang memori manis di Piala Presiden 2018 kala tim yang kala ini dibelanya, PSMS Medan, sukses mempermalukan Maung Bandung di hadapan bobotoh.

“Kejadian itu aku mencoba ingat-ingat (waktu menangani PSMS Medan), bersama bintang dengan kemampuan jauh dari Persib, namun rombongan saya dapat unggul, mengesankan. Saya harap ini terulang di pertandingan mendatang, ” tutur Djanur.

Tapi, seperti dilansir Djanur, menghajar Persib bakal jadi suatu hal yang tak simpel buat dikerjakan, malahan saat situasinya tengah tak sekuat biasanya.

Anggapannya, Persib merupakan kesebelasan raksasa yang sarat akan jam terbang.

“Mereka di dalam kondisi tak komplet, namun dapat menahan Persipura pada Jayapura. Persib secara kesebelasan memiliki jam terbang. Terlebih besok imbuh Dedi (Kusnandar) serta Febri (Hariyadi) yang sudah dapat bermain, aku kira mereka bakal setingkat lebih siap lagi, ” katanya, mengakhiri.

Tertekan di MU, David Moyes Beri Dukungan pada Mourinho

Bekas juru tak-tik Manchester United, David Moyes, ikut angkat bicara soal krisis yang terjadi pada Jose Mourinho di Old Trafford musim ini.

Rentetan hasil buruk yang dialami oleh Manchester United menjadikan Mourinho di dalam tuntutan. Pelatih asal Portugal itu malahan dikatakan segera ditendang usai Manchester United menjalani matchday ke-8 Liga Premier Inggris saat kontra Newcastle United.

Tapi, suport diberi guna Mourinho oleh salah satu bekas pelatih Manchester United, David Moyes. Pelatih asal Skotlandia itu mengatakan hasil positif atas Newcastle di akhir minggu lalu adalah titik kembali untuk Mourinho serta Manchester United.

“Bagi aku yang berharga merupakan pencapaian luar biasa di akhir pekan lalu, ” tutur Moyes. “Manchester United memenangkan pertandingan atas Newcastle dengan amat bagus, ” jelasnya.

Moyes memperhitungkan Mourinho sudah memperoleh beberapa masa untuk menanganai Manchester United. “Saya kira hasil ini dapat menuntaskan sedikit problem, perlu waktu guna seluruh manajer di Manchester United, ” tutur Moyes.

“Jose sudah diberi waktu serta aku percaya ia bakal diberikan masa yang amat lama guna melatih Manchester United, ia salah satu pemenangan serta Jose bakal terus menunjukkan hal tersebut, ” jelasnya sedang.

Usai Puji Perilaku Para Pemain, Sarri Justru Beberkan Kelemahan Chelsea

Juru tak-tik Chelsea, Maurizio Sarri, memberikan pujian kepada Alvaro Morata usai mampu cetak goal. ia pun mengatakan anak asuhnya telah memperlihatkan tingkah laku yang benar.

Striker Chelsea dari Spanyol ini menyarangkan satu-satunya goal The Blues ketika menghadapi MOL Vidi dalam laga lanjutan Liga Europa, Jumat (5/10).

Morata memperoleh banyak kesempatan di paruh pertama, namun sang bintang tidak bisa mengkonversinya jadi goal.

Barulah di paruh ke 2 laga, tepatnya saat laga sudah berjalan hingga menit ke-70, eks striker Real Madrid itu mampu membikin publik Stamford Bridge berteriak.

Berawal melalui assist terukur Cesc Fabregas, bola pantul melalui tandukan kepala Willian dimaksimalkan oleh striker berumur 25 tahun ini jadi goal.

Diberitakan BolaSport. com melalui tribalfootball, Maurizio Sarri menganggap jika sang bintang sudah memperlihatkan perilaku yang benar.

Ungkapan itu pun berlaku buat seluruh bintang Chelsea yang sudah kesulitan mendapat hasil positif di Liga Europa.

“Itu amat sukar, team saya punya kesempatan di paruh awal, namun tak berbuah goal, ” tutur Maurizio Sarri.

“Bagi Alvaro Morata, amat vital guna menyarangkan goal serta amat vital guna berlaga bagus bersama skuat, menurut yang sudah ia kerjakan di partai itu, ” tutur Sarri lagi.

Walau mendapat hasil positif, Sarri tak memandang kesebelasannya sudah berlaga dengan baik.

“Saya tak merasa jika team saya berlaga baik, team saya mengerjakan beberapa serangan namun sukar guna menyarangkan goal, ” tutur Maurizio Sarri.

“Kami seharusnya berlaga tiap-tiap 3 hari, ini amat sukar. Team saya seharusnya punya mentalitas yang kuat, tersedia resiko menjalani laga tanpa kedalaman maksimal, aku girang dengan tim aku, bintang telah menujukkan tingkah laku yang benar, ” tutur Sarri sedang.

Menyindir laga The Blues berikutnya, melawan Southampton di penghujung pekan ini, juru tak-tik dari Italia ini mengisyaratkan beberapa anak asuhnya yang kelelahan.

“Saya seharusnya merubah taktik serta menggantikan bintang ketika menghadapi Southampton, tak simpel mempersiapkan laga mendatang, beberapa bintang kelelahan, ” ungkapnya.